Munchen - Sebagai sosok yang sangat mengenal Lionel Messi, Pep Guardiola mengaku sedang mencari cara untuk mematikan pergerakan bintang Barcelona itu.
Di bawah asuhan Guardiola, Messi menjelma menjadi pemain terbaik dunia. Sejak tahun 2009-2012, La Pulga mampu meraih empat trofi FIFA Ballon d'Or secara beruntun.
Ketika Guardiola memutuskan berhenti dari pelatih Barcelona di tahun 2012, gelar Ballon d'Or menjauh dari Messi dan berhasil dimenangkan Cristiano Ronaldo dalam dua tahun beruntun.
Setidaknya itu bisa menjadi gambaran betapa 'buas'-nya Messi di bawah asuhan Guardiola. Tapi, kini Guardiola harus berhadapan dengan mantan anak asuhnya itu di semifinal Liga Champions. Sadar dengan kualitas pemain asal Argentina itu, pelatih 44 tahun itu sedang memikirkan cara mematikan pergerakan Messi.
"Kami akan melihat apa yang harus dilakukan di laga nanti dan akan berusaha menggalang sistem pertahanan yang kuat demi menghentikan Messi," ujar Guardiola, dikutip dari Daily Mail.
Saat masih aktif sebagai pemain, Guardiola menghabiskan hampir seluruh kariernya di Barcelona. Tak heran jika ia menyebut Blaugrana sebagai rumahnya. Ketika tim asuhan Luis Enrique itu menghadapi Manchester City di 16 besar, tampak Guardiola hadir di stadion dan memberikan dukungan kepada Messi dan kawan-kawan.
Di laga itu, City banyak melakukan kesalahan dan membiarkan Messi bebas berkeliaran. Itulah yang diingatkan kepada para pemain Munchen nantinya.
"Jika kami melakukan kesalahan yang sama (seperti City), maka pertandingan akan selesai di Barcelona," Guardiola memungkasi.
source : http://bola.inilah.com/read/detail/2198963/guardiola-cari-cara-matikan-pergerakan-messi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar