Kuala Lumpur - Setelah hukumannya berakhir 30 April nanti, Lee Chong Wei diperbolehkan lagi mengikuti turnamen bulutangkis internasional. Untuk mempersiapkan diri, ia langsung berlatih di bawah asuhan pelatih asal Indonesia, Hendrawan.
Akibat kasus doping, Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) akhirnya memberikan hukuman delapan tahun kepada Chong Wei. Hukuman tersebut terhitung sejak akhir Agustus lalu ketika menjalani hasil urin usai Kejuaraan Dunia 2014.
Tujuh bulan tak mengikuti turnamen, tentu dibutuhkan kerja keras untuk mengembalikan performa terbaik Chong Wei. Meski demikian, Hendrawan yakin pebulutangkis 32 tahun itu bisa mengejar ketertinggalannya dan mengejar impian juara Olimpiade 2016.
"Chong Wei bisa mengejar ketertinggalannya meski rival-rivalnya satu langkah berada didepannya. Ia akan bangkit dan membawa keceriaan untuk negara ini lagi," ujar Hendrawan, dilansir TheStar.
Mantan Juara Dunia itu ditunjuk oleh Morten Frost, Direktur Teknik Asosiasi Bulutangkis Malaysia, untuk melatih Chong Wei. Pemain lainnya yang dilatih Hendrawan adalah Daren Liew, Chean June Wei dan Iskandar Zulkarnain Zainuddin. Sebelumnya, Chong Wei dilatih Tey Seu Bock.
"Pemain ganda putra Indonesia, Sigit Budiarto, dihukum dua tahun karena positif doping di tahun 1998 di Singapura Terbuka. Ia bangkit dan bersama saya didalam tim yang memenangkan Piala Thomas 2002. Saya berharap Chong Wei bisa bangkit juga," imbuhnya.
Lebih lanjut, Hendrawan mengatakan akan duduk bersama Chong Wei dan merencanakan persiapan untuk musim ini.
"Chong Wei tak bertambah muda. Ia sudah absen dari turnamen selama tujuh bulan. Penting bagi kami untuk membuat rencana secara hati-hati. Kami harus selektif memilih turnamen yang diikutinya. Ketika Morten menugaskan saya melatih Chong Wei, ia memberikan dua target, membantu Chong Wei jadi juara dunia dan menjuarai Olimpiade," ia melanjutkan.
"Saat ini, kami harus meninjau ulang program latihannya. Kami akan memilih beberapa turnamen Super Series untuk diikuti dengan fokus pada turnamen besar, Menjadi tugas saya membantunya mewujudkan impian menjadi juara dunia dan Olimpiade," Hendrawan menutup.
Turnamen pertama Chong Wei adalah Piala Sudirman 10-17 Mei mendatang di Dongguan, Tiongkok. Setelah itu, ia akan tampil di SEA Games bulan Juni di Singapura. Tantangan terbesar Chong Wei adalah Kejuaraan Dunia 10-16 Agustus di Jakarta, Indonesia.
source : http://olahraga.inilah.com/read/detail/2199976/lee-chong-wei-langsung-diasuh-pelatih-indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar