Jumat, 10 April 2015

Terpopuler - 11:00 PSSI: 00:03 BOPI Lucu, Paksa ISL Digelar

Jakarta - PSSI tak habis pikir dengan sikap Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang memaksa Liga Super Indonesia (ISL - QNB League) tetap bergulir di tengah perbedaan pendapat yang sedang terjadi.

PSSI telah merespon larangan BOPI untuk tidak menyertakan Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya dalam QNB League dengan menunda penyelenggaraan liga hingga 25 April mendatang, hingga ditemukan jalan keluar.

BOPI menganggap Arema dan Persebaya bermasalah dengan aspek legalitas badan hukum, meski PSSI tidak sependapat. Meski demikian, untuk mengakomodir BOPI, PSSI memutuskan untuk menunda kompetisi hingga tercapai jalan keluar.

Namun langkah kooperatif PSSI tidak cukup.Lewat surat bernomor 052/BOPI/KU/IV/2015,  BOPI memaksa PSSI tetap berjalan tanpa Arema dan Persebaya.

"Jika surat teguran tertulis ini tidak diindahkan oleh PT. Liga Indonesia selaku penyelenggara kompetisi ISL 2015, maka dapat berakibat pada pelaksanaan evaluasi atas rekomendasi yang diberikan BOPI kepada PT. Liga Indonesia," demikian bunyi kutipan surat tersebut.

Sebelumnya, BOPI telah menunda ISL dari 20 Februari 2015 menjadi 4 April 2015 dengan syarat tanpa Arema dan Persebaya. PSSI pun menduga ada hal lain yang melatarbelakangi kengototan BOPI agar Arema dan Persebaya tidak bermain.

"Itu hal paling lucu, BOPI mengira mereka menguasai permainan ini. Mereka terkejut, mereka kaget karena PSSI memerintahkan PT. Liga untuk menunda pelaksanaan kompetisi," kata Direktur Member Development PSSI, Budi Setiawan saat dihubungi Jumat malam.

Menurut Budi, penghentian sementara kompetisi QNB League oleh PSSI tidak lain karena tidak adanya faktor kenyamanan untuk operator kompetisi, klub dan PSSI. Ketidaknyamanan muncul setelah BOPI mengeluarkan surat larangan tidak ikut kompetisi bagi Persebaya dan Arema Cronus.

BOPI mengangap keputusan itu tak akan beimbas apa-apa. Padahal, Liga Indonesia selaku operator kompetisi sudah beberapa kali menyampaikan kompetisi tidak mungkin digelar dengan 16 tim.

"Karena apa (kompetisi dihentikan PSSI) ? Karena kita semua tidak nyaman dengan situasi ini. Dan BOPI menunjukkan kalau mereka tidak bisa mengatasi keributan yang mereka mulai ini," ia mengakhiri.


source : http://bola.inilah.com/read/detail/2194828/pssi-bopi-lucu-paksa-isl-digelar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar