APAKAH perbedaan zuhud dengan wara'? Demikian sering ditanyakan oleh mereka yang mengkaji ilmu tasauf dan akhlaq (etika) Islam.
Beberapa ulama menjawab: zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak akan bermanfaat nantinya di kehidupan akhirat, sementara itu wara' didefinisikan sebagai meninggalkan sesuatu yang madharat (efek negatifnya) ditakuti akan menimpa pelakunya nanti di dalam kehidupan akhirat.
Dua akhlak ini jika dimiliki seseorang maka orang itu akan menjauh dari sesuatu yang tidak disukai Allah, baik yang berada dalam level haram maupun makruh. Bahkan dia akan meninggalkan sesuatu yang mubah (boleh/netral) yang sekiranya tidak bermanfaat dan atau mengganggu hubungan dirinya dengan Allah.
Penjelasan di atas memotivasi kita untuk selalu membuat skala prioritas dalam segala hal, mulai dari tugas-tugas harian kita, seleksi hubungan persahabatan/kemanusiaan siapa yang harus didahulukan atau diakrabi, sampai pada penggunaan semua anugerah yang Allah berikan pada kita.
Apa ukuran yang bisa digunakan untuk membuat skala prioritas? Perhatikan kalimat berikut sebagai pegangan: "Semakin suatu hal itu diperintah tegas oleh Allah, maka semakin penting posisi hal tersebut. Semakin Allah suka akan suatu hal, semakin hal itu penting untuk kita dahulukan." Salam, AIM. [*]
source : http://mozaik.inilah.com/read/detail/2191832/rahasia-zuhud-dan-wara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar