Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi munas Ancol, Yorrys Raweyai diminta untuk bersikap jantan dalam menanggapi pernyataan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Permintaan itu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar versi munas Bali, Ali Mochtar Ngabalin, melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Minggu (5/4/2015),
Ngabalin mengatakan, jika memang merasa benar atas tindakannya, Yorrys harusnya bersuara dan menanggapi pernyataan Tommy melalui akun Twitter pribadinya itu. Jika mengaku salah, maka Yorrys diminta untuk menghentikan segala tindakannya yang merusak Partai Golkar.
"Kalau memang gentle dan merasa paling jago, saya harap Yorrys menjawab tantangan Mas Tommy. Kalau tidak berani tidak usah terus berupaya seperti preman yang merusak dan mengganggu Partai Golkar demi kepentingan pribadi ataupun pihak-pihak yang diwakilinya," kata Ngabalin.
"Kalau memang berani, kemukakan dong tantangan Mas Tommy. Jangan kemarin berlagak bak preman terbesar tapi menghindar ketika ditantang menjawab bahwa dirinya belum pernah membaca pernyataan Mas Tommy," lanjut Ngabalin.
Ngabalin mengingatkan agar Yorrys berkaca atas tindakannya terkait perebutan Fraksi Golkar di DPR. Menurutnya, Yorrys paling angkuh yang merasa dirinya selalu benar.
"Ingat di atas langit ada langit, jangan sok merasa semua orang takut kepadanya,” tegas Ngabalin.
Diketahui, Tommy Soeharto menegur Yorrys terkait peristiwa pencongkelan pintu ruang Sekretariat Fraksi Partai Golkar DPR, Senin 30 Maret 2015. Teguran itu disampaikan Tommy melalui akun Twitter-nya.
Tommy menulis pada intinya agar Yorrys tidak bertindak semena-mena. "Anda sopan saya segan, Anda arogan saya makan," ujar Tommy beberapa waktu lalu.[yha]
source : http://nasional.inilah.com/read/detail/2192954/yorrys-diminta-jawab-tantangan-tommy-soeharto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar