Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan melantik Nasrudin Azis sebagai Wali Kota Cirebon. Pria yang akrab disapa Aher ini berharap Walikota Cirebon ini dapat mempertahankan Indeks Pembangunan Manusi (IPM) yang sudah bagus di kota Cirebon.
"Kota Cirebon menduduki peringkat ke-5 dalam hal IPM pendidikan, diantara Kota/kabupaten. Rata-rata lama sekolah sudah bagus juga, kesehatan sudah bagus," kata Heryawan di Kota Bandung, Kamis (26/3/2015).
Aher juga ingi Kota Cirebon bisa lebih meningkatkan daya beli dengan perkembangan perekonomian yang ada, karena kota Cirebon menjadi pusat kawasan metropolitan Cirebon. "Kan meliputi, kabupaten Cirebon, Majelengka, Kuningan, Indramayu, itu metropolitan Cirebon semuanya," ucap dia.
Dia berharap diteruskan program yang sudah ada menjadikan Cirebon kota paling maju. Saat ini, Aher menilai infrastruktur jalan untuk jalan, Cirebon kemantapan jalannya sudah 100 persen kemantapannya
"Kota Cirebon tentu ya jalannya kecil dibandingkan kabupaten Cirebon, sukabumi. Tentu dalam hal jalan, Cirebon sudah masuk 100 persen kemantapan jalan. Tinggal nanti, angka partisipasi yang sudah 98 persen ditingkatkan kesehatan, infrastruktur ditingkatkan," ujarnya.
Nasrudin Azis yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Walikota Cirebon. Dia dilantik menjadi Walikota Cirebon sisa masa jabatan 2013-2018. Pengangkatan ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.32-695 tahun 2015 tanggal 20 Maret 2015, yang memberhentikan dengan hormat Ano Sutrisno dari jabatannya sebagai Walikota Cirebon masa jabatan 2013-2015 sejak meninggal dunia, 19 Februari 2015 lalu.
Menteri Dalam Negeri menerbitkan pula Keputusan Nomor: 131.32-696 tahun 2015 tanggal 20 Maret 2015, yang mengangkat Nasrudin Azis menjadi Walikota Cirebon sisa masa jabatan 2013-2018, serta memberhentikan dengan hormat Nasrudin dari jabatan sebagai Wakil Walikota Cirebon.
Aher berharap pemerintahan dan pembangunan di Kota Cirebon berjalan lancar dan kondusif, serta dapat menjalankan jabatan dengan amanah, melakukan kebijakan pembangunan yang pro-poor, pro-job, pro-growth, dan pro-environment, yang dapat memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cirebon.
"Saya memberikan apresiasi karena rata-rata lama sekolah (RLS) Kota Cirebon sudah mencapai 10,14% tahun 2013. Diharapkan keberpihakan Pemerintah Kota Cirebon terhadap bidang pendidikan terus ditingkatkan, terutama yang difokuskan pada aksesibilitas dan mutu pendidikan," kata Aher.
Dalam bidang kesehatan dan infrastruktur, Aher mendorong agar Pemkot Cirebon dapat meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan di Puskesmas, revitalisasi Posyandu, Rumah Sakit Daerah, dan peningkatan PHBS yang didukung anggaran kesehatan minimal 10% APBD yang berorientasi pada kepentingan publik.
Dalam bidang ekonomi, menurut Aher, kawasan metropolitan Cirebon Raya perlu dikembangkan untuk meningkatkan indeks daya beli. Hal ini dapat dilakukan melalui pengembangan kawasan metropolitan budaya dan sejarah, berbasis wisata, industri, dan kerajinan.
"Kita menodorong agar Pemkot Cirebon dapat meraih WTP dalam laporan keuangannya atas pemeriksaan laporan keuangan dari BPK, dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance, sistem akuntansi pemerintahan, serta penyempurnaan database aset daerah,” katanya.[ris]
source : http://nasional.inilah.com/read/detail/2190490/tugas-baru-azis-tingkatkan-daya-beli-kota-cirebon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar