Jakarta - Seluruh kader dan elit Partai Demokrat diharapkan menjaga persatuan dan kesatuan menjelang Kongres III yang digelar di jawa Timur pada April 2015 mendatang. Ini dilakukan agar Demokrat tak pecah seperti halnya Partai Golkar dan PPP.
Menurut Ketua Dewan Pembina Majelis Dzikir SBY, H. Harris Thahir, Seluruh elemen Partai Demokrat harus lebih merapatkan barisan. Langkah ini penting agar Demokrat terhindar dari perpecahan. "Kita minta, seluruh jajaran Demokrat harus merapatkan lebih barisan. Kita harus menjaga keutuhan partai," tegasnya kepada kepada INILAHCOM dari Sydney, Australia, Jumat (13/3/2015).
Ketika disampaikan soal adanya campur tangan pemerintah yang memicu perpecahan di tubuh Golkar dan PPP, dia menjawab singkat. "Siapapun yang hendak memecah belah Partai Demokrat, utamanya pemerintah melalui unsur-unsurnya atau organ-organ pemerintah, harus dilawan," tuturnya.
Di kalangan elit politik tersiar kabar bahwa perpecahan di internal Partai Golkar dan PPP, merupakan buah dari kerja politik salah satu pendiri parpol dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Tentu saja, tokoh politik tersebut memiliki kedekatan dengan elit PDIP, termasuk Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Setelah sukses mengobok-obok Golkar dan PPP, dia bakal menggarap Demokrat. [ton]
source : http://nasional.inilah.com/read/detail/2186718/haji-harris-demokrat-harus-rapatkan-barisan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar